Abstract sistem PEMESANAN TIKET PESAWAT ONLINE BERBASIS MULTI TIER

ABSTRACT

Bahasa Indonesia

Dalam laporan ini dirancang sebuah sistem pemesanan tiket pesawat secara online yang berbasis multi tier. Dalam sistem ini terjadi proses bisnis dalam sistem yaitu proses bisnis penjualan dan pemesanan tiket secara online dari beberapa maskapai penerbangan yang dicakup dalam satu website berbasis multi-tier, sehingga memberikan kemudahan bagi para calon pembeli tiket pesawat. read more

SOAP

SOAP adalah protokol sederhana untuk dapat bertukaran informasi terstruktur antar lainnya dalam desentralisasi, lingkungan didistribusikan menggunakan XML. Soap mendefinisikan sebuah mekanisme sederhana untuk mengeskpresikan semantic aplikasi dengan menyediakan package module untuk data encoding dalam module, hal ini memungkinkan SOAP dapat digunakan dalam berbagai macal sistem pesan ke RPC.

SOAP terdiri dari 3 Bagian, diantaranya :

  1. SOAP Envelope mendefinisikan kerangka kerja untuk menggambarkan apa yang ada dalam pesan dan bagaimana proses itu.
  2. SOAP Encoding Rules mendefinisikan mekanisme serialisasi yang dapat digunakan untuk saling bertukar.
  3. SOAP RPC Representation mendefinisikan sebuah konvesi yang dpat digunakan mewakili remote procedure calls dan tanggapan.

Selain dari 3 Bagian SOAP tersebut, SOAP mendefnisikan dua protocol binding yang menggambarkan bagaimana sebuah pesan SOAP dapat dibawa dalam pesan HTTP.

kata kunci  “MUST”, “MUST NOT”, “REQUIRED”, “SHALL”, “SHALL NOT”, “SHOULD”, “SHOULD NOT”, “RECOMMENDED”, “MAY”, and “OPTIONAL” dalam SOAP yang di descripsikan pada  RFC-2119

SOAP Message Exchange Model merupakan fundamental pengiriman message satu arah dari pengirim ke penerima, akan tetapi SOAP message sering digabungkan kedalam pola request/response. Impelemtasi SOAP dapat di optimalkan untuk mengeksploitasi karakter unik dalam jaringan system, sperti dalam  HTTP Binding menyediakan SOAP response message untuk disampaikan sebagai response HTTP menggunakan koneksi yang sama sebagai inbound request.

Sebuah aplikasi penerima SOAP message MUST memproses message dengan menindaklanjuti langkah sebagai berikut :

  1. Mengidentifikasi semua bagian SOAP message yang dimaksudkan untuk aplikasi tersebut.
  2. Memeriksa semua mandatory identifikasi yang didukung oleh aplikasi untuk SOAP Message dan memprosesnya. Jika hal ini tidak terjadi kemungkinan pesan yang ada telah dibuat. Procesor MAY telah mengabaikan bagian opsional yang di identifikasi tentunya tanpa harus mempengaruhi proses tersebut.
  3. Jika Message tidak ditujukan pada aplikasi SOAP, maka pesan tersebut telah menghapus bagian identifikasi sebelum diteruskan kedalam aplikasi.

 

Hubungan SOAP dengan XML , Semua SOAP Message dikoding menggunakan XML. Aplikasi SOAP SHOULD termasuk dengan SOAP namespace yang tepat dalam semua elements dan attributes yang didefinisikan oleh SOAP untuk menghasilkan pesan.  SOAP Application MUST tersedia proses SOAP namespace dalam pesan yang diterima . MUST akan menghapus pesan yang tidak benar dan MAY akan memproses SOAP Message tanpa SOAP namespace. 

SOAP dibagi menjadi 2 namespace yaitu SOAP Envelope dan Serialization. SOAP Message MUST NOT menggandung Document Type Declaration, SOAP Message MUST NOT mengandung intruksi proses.

 

SOAP Envelope , pesan SOAP dalam dokumen XML wajib terdiri dari SOAP Envelope, dalam optional SOAP header dan mandatory SOAP BODY.  Berikut adalah sepenggal contoh SOAP Envelope :

<xs:element name=”Envelope type=”tns:Envelope/>
<xs:complexType name=”Envelope>
<xs:sequence>
<xs:element ref=”tns:Header minOccurs=”0/>
<xs:element ref=”tns:Body minOccurs=”1/>
<xs:any namespace=”##other minOccurs=”0 maxOccurs=”unboundedprocessContents=”lax/>
</xs:sequence>
<xs:anyAttribute namespace=”##other processContents=”lax/>
</xs:complexType>
SOAP Header, element Header dikodingkan sebagai element pertata dari SOAP Envelope dalam XML. smua element anak dari header disebut header entri.
Dalam pengkodean pada header memiliki aturan, sebagai berikut :
  1. Sebuah header entri diidentifikasikan oleh nama unsur yang memenuhi syarat, terdiri dari namespace URI dan nama lokal.  Semua element anak dari SOAP Header element MUST menjadi namespace qualified.
  2. SOAP EncodingStyle attribute MAY dapat digunakan untuk menunjukan stye pengokodean header entries
  3. SOAP MUSTUNDERSTAND attribute dan SOAP Actor attribut MAY dapat digunakan untuk identifikasi bagaimana process entri.

berikut adalah contoh header dengan element idenfitifikasi “Transaction”, MustUnderstand :

<SOAP-ENV:Header>
   <t:Transaction
      xmlns:t=”some-URI” SOAP-ENV:mustUnderstand=”1″>
          5
   </t:Transaction>
</SOAP-ENV:Header>

 

SOAP Body element dicodingan langsung pada element anak dari SOAP Envelope XML, jika element Header ada maka Body element must akan mengikuti Header element, selain itu MUST menjadi element anak pertama dari Envelope element.

smua element anak dari Body element disebut body entries dan each body entri, dikodingkan sebagai element idependent dalam SOAP Body element, Aturan pengkodingan Body entries sebagai berikut :

  1. Body entry di identifikasi oleh element name yang terdiri dari namespace URI dan nama loka l. Element anak dari SOAP Body element MAY menjadi namespace-qualified.
  2. SOAP encodingStyle attribut MAY dapat digunakan untuk syle encoding dengan menggunakan body entries

SOAP Mendefiniksan satu Body entry, yang merupakan Fault Entri digunakan untuk reporting errors.

 

Salam,

Irabeka

Fast Move With Technology

Fast Move With Technology –  Teknologi yang terus berkembang, ya bisa di katakan “tidak ada matinya” menjadikan salah satu alasan saya memilih business di bidang teknologi dengan harapan usaha yang akan saya bangun pun bisa dikatakan “tidak ada mati nya” :D (semoga lancar).

read more